Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Pendidikan

Wisuda ke-137 Untad, 1.300 Lulusan Didorong Jadi Penggerak Pembangunan Daerah

badge-check


					Rektor Universitas Tadulako Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU Asean Eng. Melantik Wisudawan. (Foto: Istimewa) Perbesar

Rektor Universitas Tadulako Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU Asean Eng. Melantik Wisudawan. (Foto: Istimewa)

Karama.id – Palu, Universitas Tadulako (Untad) menggelar Rapat Senat Luar Biasa dalam rangka Wisuda Angkatan ke-137 di Gedung Auditorium Prof. Drs. H. Aminuddin Ponulele, M.S. Untad, Kamis (13/8/2026) pagi. Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan diikuti 1.300 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan.

Rapat Senat Luar Biasa tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Senat Untad, Prof. Dr. Djayani Nurdin, S.E., M.Si.

Dalam laporannya, Djayani menyampaikan bahwa sebanyak 1.300 lulusan dikukuhkan pada Wisuda Angkatan ke-137. Mereka berasal dari Program Pascasarjana sebanyak 24 orang, FKIP 378 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 163 orang, FISIP 124 orang, Fakultas Teknik 117 orang, Fakultas Pertanian 112 orang, FMIPA 111 orang, Fakultas Kesehatan Masyarakat 74 orang, Fakultas Hukum 70 orang, Fakultas Kedokteran 55 orang, Fakultas Peternakan dan Perikanan 54 orang, serta Fakultas Kehutanan 18 orang.

Baca Juga:
Untad Wisuda ke-137, Auditorium Kembali Digunakan Setelah Perbaikan Pascagempa

Dalam pesan almamaternya, Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., mengingatkan para lulusan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya di tengah masyarakat.

Menurut Rektor, pendidikan sejati tidak hanya diukur dari ilmu pengetahuan dan gelar akademik yang diperoleh, tetapi juga dari kemampuan lulusan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Ketika Saudara meninggalkan kampus ini, jangan pernah menganggap perjalanan telah selesai. Hari ini bukanlah akhir, melainkan awal dari ruang pengabdian yang sesungguhnya. Pergilah, belajarlah, berkaryalah, dan bangunlah sesuatu yang lebih baik. Di mana pun Saudara berada, jagalah selalu nama baik Untad,” tegas Prof. Amar.

Ia juga mengingatkan para alumni agar tetap menjaga integritas, etika, dan karakter yang telah dibangun selama menempuh pendidikan di Universitas Tadulako. Kompetensi akademik yang dimiliki, kata Rektor, harus mampu diterapkan untuk menjawab berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Kelulusan, lanjutnya, merupakan momentum bagi para alumni untuk mengimplementasikan pengetahuan, keterampilan, serta nilai-nilai karakter yang telah diperoleh selama berada di lingkungan kampus.

Rektor juga mengajak seluruh sivitas akademika Untad untuk terus memperkuat sinergi dalam membangun sistem pendidikan tinggi yang maju, berkelanjutan, dan dipercaya masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang SDM, Pengembangan Kawasan dan Wilayah, Dr. Rusmiadi, S.T., S.H., M.Si., menyampaikan pesan tertulis Gubernur kepada para wisudawan.

Dalam pesannya, Gubernur menekankan pentingnya peran alumni Untad dalam mendukung percepatan pembangunan Sulawesi Tengah. Menurutnya, daerah memiliki berbagai potensi besar yang dapat dikembangkan, mulai dari sektor pertanian, perikanan, pariwisata hingga ekonomi kreatif.

Karena itu, lulusan perguruan tinggi diharapkan mampu mengambil peran strategis dalam mengembangkan potensi daerah sekaligus menciptakan peluang baru bagi masyarakat.

Melalui program Gerakan Pembangunan Berani, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus membuka ruang bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan.

Baca Juga:
1.272 Mahasiswa Untad Diwisuda, Rektor Tekankan Tantangan Era Kecerdasan Buatan

Para lulusan Untad juga didorong tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja (job seeker) atau Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi memiliki keberanian untuk menjadi pencipta lapangan kerja (job creator).

Para alumni diharapkan mampu membawa ilmu dan kompetensi yang diperoleh selama berada di Untad untuk membangun daerah, termasuk dengan mengembangkan potensi ekonomi di tingkat desa.

Wisuda Angkatan ke-137 pun menjadi momentum penting bagi 1.300 lulusan Untad untuk memasuki fase baru kehidupan. Dengan bekal ilmu, kompetensi, integritas, dan semangat pengabdian, para alumni diharapkan mampu berkontribusi bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan negara sekaligus menjaga nama baik almamater Universitas Tadulako. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Pendidikan